Berikut Ini Adalah Beberapa Hal Yang Membedakan Awning Gulung dengan Canopy Kain

Penggunaan tenda atau canopy sebagai pelindung wilayah terbuka (outdoor) pada suatu bangunan telah menjadi hal yang tidak lumrah dilakukan oleh masyarakat sekitar. Penggunaan tenda tersebut juga tatkala tidak hanya berpatok sebagai pelindung tersebut, tetapi kerap dijadikan pernak – pernik untuk turut menghiasi bangunan agar nilai estetisnya kian bertambah. Kedua hal tersebut merupakan fakta yang mendukung kenyataan bahwa tenda yang kerap dipilih merupakan tenda – tenda berkualitas dan berdesain menarik.

Tenda atau Canopy yang dipilih untuk melakukan tugas – tugas tersebut memiliki berbagai jenis. Di antaranya adalah tenda membrane, awning gulung, canopy kain, dan lain – lain. Awning gulung dan canopy kain merupakan jenis tenda yang memiliki kemiripan yang sama dibandingkan dengan jenis lainnya. Dua jenis tenda tersebut memiliki kemiripan dari berbagai hal yaitu dari segi bahan, cara memasang, dan tatkala ukurannya. Namun, selain dari kemiripan tersebut, terdapat pula hal – hal yang bisa membedakan keduanya.

Berikut ini adalah hal – hal yang bisa anda jadikan patokan dalam membedakan awning gulung dengan canopy kain, agar bisa mempertimbangkan jenis mana yang akan anda pilih dari keduanya.

1.  Material Pendukungnya
Canopy kain dan awning gulung memiliki kemiripan yang ditinjau dari material utamanya, tetapi bisa pula dibedakan dari material pendukungnya. Material utama canopy kain dan awning gulung memang merupakan kain kanvas berkualitas tinggi yang dikenal memiliki ketahanan pada elemen – elemen cuaca yang buruk seperti sinar ultraviolet, air hujan, angin kencang. Kain tersebut juga bisa dipilih melalui merek – merek ternama seperti Dickson dan Sunbrella yang bisa dijadikan pertimbangan saat hendak melakukan pembelian bahan.

Hal ini berbeda pula dengan material pendukung yang sebenarnya menjadi suatu material vital dalam tegaknya awning gulung. Salah satu material pendukung pada awning gulung merupakan motor elektrik dan awning roll. Material tersebut merupakan materi yang menjadikan awning gulung tersebut dapat melipat secara manual ataupun otomatis. Motor elektrik digunakan pada jenis awning gulung otomatis dimana dalam mengendalikannya dapat dilakukan melalui remote kontrol, sedangkan pada awning gulung manual yang digunakan hanyalah awning roll tanpa diperlukan tambahan motor elektrik.


2.  Cara Penggunaannya
Penggunaan dua jenis tenda tersebut memang tidak berbeda, keduanya merupakan tenda pelindung dan pemberi keindahan pada wilayah luar (outdoor) suatu bangunan atau rumah pribadi. Namun, penggunaan yang menjadi pembeda adalah cara menggunakannya yang bisa dilakukan secara fleksibel atau permanen. Pada canopy kain, penggunaan tenda tersebut dilakukan dengan sistem permanen yaitu tenda digunakan secara terus – menerus.

Sedangkan pada awning gulung, penggunaannya dapat digunakan dengan cara otomatis atau manual dimana tenda tidak harus dibentangkan atau digunakan secara terus – menerus. Awning gulung dapat ditutup atau dibentangkan dengan cara manual yaitu disokong ataupun dikendalikan dengan remote control. Dari kedua perbedaan tersebut, tentu saja tingkat fleksibilitas lebih tinggi dimiliki oleh awning gulung, tetapi apabila penggunaan tenda dimaksudkan dalam waktu yang panjang atau permanen maka canopy kain dapat anda jadikan sebagai pilihan utama.


Kedua hal tersebut adalah hal – hal yang dapat membedakan kedua jenis tenda yang memiliki tingkat kemiripan tinggi. Hal tersebut juga bisa anda jadikan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan jenis tenda yang kelak akan anda pasang. Sebab, dari material pendukung atau cara penggunaan yang berbeda tentu saja anda bisa memastikan jenis tenda mana di antara keduanya yang dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan anda.

Oleh karena itu, jika Anda membutuhkan Canopy kain berkualitas dan terpercaya maka Anda bisa menggunakan jasa canopykain.co.id. Silakan hubungi kontak kami di nomor 0858-6333-3874 / 0813-1719-5454.

Comments